PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA TERHADAP PENAHANAN IJAZAH ASLI DALAM PERJANJIAN KERJA OLEH PERUSAHAAN

Authors

  • Fuad Universitas Widya Mataram Yogyakarta
  • Ontran Sumantri Riyanto STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.2211/jrkhm.v2i1.18

Keywords:

Perlindungan Hak Pekerja, Perjanjian Kerja, Penahanan Ijazah, Perusahaan

Abstract

Abstrak

Lapangan kerja yang sempit merupakan tantangan yang serius bagi para pencari kerja di berbagai belahan dunia. Pertumbuhan populasi yang pesat dan transformasi ekonomi telah menyebabkan kesenjangan antara permintaan dan pasokan tenaga kerja, mengakibatkan banyaknya individu yang berjuang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan harapan mereka. Dalam konteks ini, tantangan khusus muncul ketika para pencari kerja menghadapi praktik penahanan ijazah oleh perusahaan. Penahanan ijazah dalam upaya untuk menjamin pelaksanaan perjanjian kerja telah menjadi isu yang kontroversial dalam hubungan pekerjaan. Praktik ini menghadirkan permasalahan berdampak besar, terutama dalam lingkungan kerja yang sempit. Para pencari kerja yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan formal mereka menemukan bahwa ijazah asli mereka ditahan oleh perusahaan sebagai bentuk jaminan, mengakibatkan potensi terganggunya kebebasan dan hak asasi mereka. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dengan mengacu pada analisis terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan terkait, dan literatur hukum yang relevan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dampak dari penahanan ijazah asli terhadap hak asasi manusia para pekerja serta untuk menilai kesesuaian praktik ini dengan norma-norma hukum dan prinsip hak asasi manusia. Tindakan penahanan ijazah asli dalam perjanjian kerja oleh perusahaan dapat menimbulkan potensi pelanggaran terhadap hak asasi manusia, terutama hak atas pendidikan dan hak untuk bekerja.

 

 

Abstract

The narrow job market represents a significant challenge for job seekers across various parts of the world. Rapid population growth and economic transformations have led to a disparity between labor demand and supply, resulting in many individuals struggling to secure employment that aligns with their qualifications and expectations. In this context, specific challenges arise when job seekers encounter the practice of withholding academic certificates by companies. Withholding certificates as a means to ensure employment contract compliance has become a contentious issue in labor relations. This practice introduces substantial issues, particularly within a restricted job environment. Job seekers who have successfully completed their formal education find that their original certificates are held by companies as collateral, potentially impeding their freedom and human rights. The methodology used in this research is a normative juridical approach, involving an analysis of legal regulations, relevant court decisions, and legal literature. The aim of this study is to comprehend the impact of withholding original certificates on the human rights of workers and to assess the conformity of this practice with legal norms and human rights principles. The act of withholding original certificates in employment contracts by companies can potentially infringe on human rights, especially the rights to education and the right to work.

 

References

ADITYA, RIZKY NAAFI, and TINA MARLINA, ‘Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kerja Yang Ijazah Nya Dijadikan Jaminan Oleh Perusahaan Pemberi Kerja (Studi Penelitian Di Disnaker Kota Cirebon)’, Hukum Responsif, 11.1 (2020) <https://doi.org/10.33603/responsif.v11i1.5022>

Agus Vijayantera, I Wayan, ‘Penahanan Ijazah Asli Pekerja Dalam Hubungan Kerja Sebagai Bagian Kebebasan Berkontrak’, Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 3.2 (2017) <https://doi.org/10.23887/jkh.v3i2.11823>

Alzikri Fakhrurraji, ‘Implementasi Perundang-Undangan Ketenagakerjaan Terhadap Buruh Pasar Ditinjau Dari Perspektif Keadilan’, Resam Jurnal Hukum, 4.1 (2018)

Anggraini, Sagita Dwi, ‘Perlindungan Hukum Pekerja Atas Penahanan Ijazah Yang Dilakukan Pengusaha’, Jurnal Kajian Konstitusi, 2.1 (2022) <https://doi.org/10.19184/jkk.v1i3.25599>

Azhar, Muhamad, and Ery Agus Priyono, ‘Pelanggaran Hak Tenaga Kerja Melalui Penahanan Ijazah Sebagai Jaminan’, Law, Development and Justice Review, 2.2 (2019) <https://doi.org/10.14710/ldjr.v2i2.6453>

Azhary, H., ‘HAM Dalam UUD 1945’, Jurnal Hukum & Pembangunan, 24.5 (2017) <https://doi.org/10.21143/jhp.vol24.no5.1053>

Dio, Ananda Putra, ‘Kondisi Stratifikasi Sosial Di Era Globalisasi’, Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 2022

Fuad, Fuad, Aida Dewi, and Said Munawar, ‘The Application of Social Philosophy in the Era of Revolution Industry 4.0 in Indonesia’, Borobudur Law Review, 4.1 (2022) <https://doi.org/10.31603/burrev.7137>

Halim, Harifudin, Ontran Sumantri Riyanto, Abdullah Akhyar Nasution, Meilani Dhamayanti, Sri Ningsih, Faidah Azuz, and others, Problem Sosial Budaya, ed. by Sulfitri Husain, 1st edn (Yogyakarta: Nuta Media, 2021)

Hapsari, Nadia Amira, Dampak Pengangguran Terhadap Perekonomian Indonesia, Jakarta, 2015

Jaya, Wayan Ardi Indra, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, and Ni Made Puspasutari Ujianti, ‘Akibat Hukum Penahanan Ijazah Oleh Badan Usaha Ditinjau Dari Perspektif Hukum Perjanjian’, Jurnal Interpretasi Hukum, 2.3 (2021) <https://doi.org/10.22225/juinhum.2.3.4170.656-661>

Muannif, Ridwan, Ontran Sumantri Riyanto, Ahmad Arif Zulfikar, Pinem Rasta Kurniawati Br, Septiani Rina, Sariyah Sariyah, and others, HAM Dalam Tinjauan Berbagai Perspektif Hukum, 1st edn (Yogyakarta: Nuta Media, 2021)

Nita, Sri, and Irham Iskandar, ‘Meningkatkan Peluang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Menuju Digitalisasi Melalui Penguatan Umkm’, Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 13.1 (2022) <https://doi.org/10.22373/jep.v13i1.760>

Panotogomo, Agung Wibowo Purnomo, and Sugeng Hadi Poernomo, ‘Perlindungan Hukum Pada Hubungan Kerja Penahanan Ijazah Sebagai Objek Jaminan Antara Perusahaan Dan Pekerja’, Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 2.1 (2022) <https://doi.org/10.53363/bureau.v2i1.14>

Raissa, Amanda, ‘Perlindungan Bagi Para Pencari Kerja Dari Kualifikasi Perusahaan Yang Diskriminatif’, Mimbar Keadilan, 12.2 (2019) <https://doi.org/10.30996/mk.v12i2.2482>

Ridwan, Muannif, Ontran Sumantri Riyanto, Yatini Yatini, Usman Jayadi, and Rico Ilham, ‘Approaches in Legal Research (A Introduction about Study Analysis Western Law and Islamic Law)’, 2022 <https://doi.org/10.4108/eai.11-10-2021.2319623>

Sukardi, Ellora, Debora Pasaribu, and Vanessa Xavieree Kaliye, ‘Penahanan Ijazah Pekerja Oleh Pemberi Kerja Dalam Perspektif Teori Keadilan Bermartabat [Detention Of Diploma Certificates By Employers From The Perspective Of The Dignified-Justice Theory]’, Law Review, 2021 <https://doi.org/10.19166/lr.v0i0.3107>

Wayan Gde Wiryawan, I, ‘Aspek Pidana Dari Menahan Ijazah Pekerja Sebagai Jaminan Dalam Perjanjian Kerja’, Jurnal Hukum Magnum Opus, 4.2 (2021) <https://doi.org/10.30996/jhmo.v4i2.5315>

Wibowo, Benedictus Satryo, Achmad Busro, and Anggita Doramia Lumbanraja, ‘Legitimasi Penahanan Ijazah Pekerja Dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)’, Notarius, 14.2 (2021) <https://doi.org/10.14710/nts.v14i2.43725>

Wibowo, Daryanto, and Abdullah Sulaiman, ‘Penahanan Ijazah Pekerja Oleh Perusahaan Dalam Perjanjian Kerja Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Studi Putusan Nomor: 205/Pdt.G/2019/PN.SDA)’, JOURNAL of LEGAL RESEARCH, 2.2 (2021) <https://doi.org/10.15408/jlr.v2i2.17069>

Wiranata, R, ‘Efek Pendidikan Kewirausahaan Di Dalam Kampus Terhadap Minat Wirausaha Mahasiswa’, Jurnaljp3.Stkippgrilumajang.Ac.Id, 10.1 (2020)

Zai, Aca Surya Putra, ‘Analisis Prinsip Non Diskriminasi Pada Seleksi Penerimaan CPNS Dalam Perspektif HAM’, HUMANTECH JURNAL ILMIAH MULTI DISIPLIN INDONESIA, 2.2 (2022)

Downloads

Published

2023-09-05

Issue

Section

Articles